Ketika pagi tlah menyongsong
Dan mengganti sang malam dari peraduan
Aku terjepit pada suatu keadaan
Aku berdiri pada pilihan-pilihan kehidupan
Suatu persimpangan yang berujung pada masa depan
Persimpangan yang berujung pada kebahagiaan
Namun, ada perasaan lain yang hadir dalam benak ini
Perasaan yang tak ingin untuk memilih
Wahai angin, kemanakah aku harus melangkah? Tanyaku pada angin
Melangkahlah pada jalan sebelah kiri, wahai manusia!
Jawab angin
Tapi mengapa aku masih ragu?
Ucapku
Kalau begitu melangkah pada jalan disebelahnya!
Serunya
Aku tak menjawab juga tak melangkah kemanapun
Hanya terdiam dan menunduk
No comments:
Post a Comment